EDUKASI MASYARAKAT TENTANG PENGARUH TERAPI KEDOKTERAN KERJA TERHADAP PEMULIHAN PASCA PENYAKIT STROKE BERDASARKAN ASPEK FISIOLOGIS DI RSU SEMBIRING

Authors

  • Jekson Martiar Siahaan
  • Nurmala Sari
  • Firdaus Fahdi
  • Vitrilina Hutabarat Institut Kesehatan Deli Husada Deli Tua

Keywords:

Stroke, Terapi Kedokteran Kerja, Perawatan medis

Abstract

Penyakit stroke adalah salah satu salah satu kondisi medis yang memiliki dampak besar terhadap kualitas hidup penderitanya. Stroke terjadi akibat gangguan aliran darah ke otak yang bisa menyebabkan kerusakan permanen pada jaringan otak. Dampak yang ditimbulkan oleh stroke acapkali berupa kelumpuhan, gangguan bicara, penurunan fungsi motorik, dan masalah lainnya yang sangat mempengaruhi kehidupan sehari-hari pasien. Data dari World Health Organization (WHO) menunjukkan bahwa stroke adalah penyebab utama kecacatan fisik dan kematian di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Angka kejadian stroke yang tinggi di Indonesia menuntut perhatian lebih dalam hal penanganan dan pemulihan pasca-stroke.

References

American Occupational Therapy Association (AOTA). (2014). Occupational Therapy’s Role in Stroke Rehabilitation. American Journal of Occupational Therapy, 68(6), 633-634.

Choi, J. H., Lee, J. H., & Kim, S. J. (2017). The Effect of Occupational Therapy on Functional Recovery in Patients with Stroke: A Systematic Review. Neurorehabilitation and Neural Repair, 31(7), 611-620.

Global Burden of Disease Study (GBD). (2019). Stroke as a Leading Cause of Disability and Mortality. Lancet, 394(10193), 1261-1274.

Smith, P. M., & Holmes, M. M. (2019). Effects of Occupational Therapy in Stroke Rehabilitation: A Review of Evidence. Clinical Rehabilitation, 33(2), 118-129.

Downloads

Published

2024-06-11