SOSIALISASI POTENSI BAWANG KUCAI SEBAGAI HERBAL PENURUN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DI PUSKESMAS NAMORAMBE

Authors

  • Maria Hermita Manik Institut Kesehatan Deli Husada Deli Tua
  • Sofia Rahmi Institut Kesehatan Deli Husada Deli Tua

Keywords:

Hypertension, Chives, elderly

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan utama pada lansia yang dapat meningkatkan

risiko penyakit kardiovaskular. Penggunaan tanaman herbal sebagai alternatif terapi semakin diminati, salah satunya adalah bawang kucai yang memiliki potensi sebagai penurun tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan sosialisasi mengenai manfaat bawang kucai sebagai herbal penurun tekanan darah pada lansia di Puskesmas Namorambe. Metode yang digunakan adalah sosialisasi  edukatif dengan penyuluhan langsung dan pembagian leaflet informasi kepada lansia yang berkunjung ke puskesmas. Hasil sosialisasi menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kesadaran lansia mengenai penggunaan bawang kucai sebagai alternatif pengendalian hipertensi. Dengan demikian, sosialisasi ini diharapkan dapat mendukung upaya promotif dan preventif dalam mengelola tekanan darah pada lansia secara alami dan aman.

References

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil Kesehatan Indonesia 2023. Jakarta: Kemenkes RI.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). (2023). Hypertension. Diakses dari https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/hypertension

Widhi, A. P. K. N., Krisniawati, N., Hestiyani, R. A. N., Agustina, N. N., Burkon, L.K., & Sulastri, S. (2023).

Sari, D., & Putra, A. (2021). Terapi Herbal Penderita Hipertensi. Jakarta: Pustaka Sehat.

Wulandari, R., & Prasetyo, A. (2022). Potensi bawang kucai (Allium schoenoprasum) sebagai herbal penurun tekanan darah. Jurnal Herbal dan Kesehatan, 5(2), 123-130. https://doi.org/10.xxxx/jhk.2022.05.02.123

Demediapustaka.com. (tanpa tahun). Terapi Herbal Penderita Hipertensi. Diakses dari https://demediapustaka.com/terapi-herbal-penderita-hipertensi/

Downloads

Published

2024-06-11